Lagi dan Lagi, Pasar Ramayana Lama Cikarang Utara Dilanda Kebakaran

Senin, 18 Mei 2026 - 01:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaraseni.online, BEKASI |
Cikarang Utara – Peristiwa kebakaran hebat kembali melanda pasar tumpah Cikarang, tepat di pusat perbelanjaan Ramayana Lama yang terletak di Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Minggu malam (17/05/2026). Insiden yang sempat terekam kamera warga ini memperlihatkan kobaran api yang dengan cepat melalap bagian bangunan utama.

Dari sejumlah rekaman video amatir yang beredar, kobaran api terlihat membubung tinggi dan menghanguskan struktur bagian atas gedung. Berdasarkan kesaksian warga di lokasi kejadian, titik api utama diketahui berkobar hebat di area lobi depan pusat perbelanjaan tersebut.

“Terjadi kebakaran, lobi, lobi Ramayana,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi saat mendokumentasikan peristiwa tersebut.

Kondisi di dalam bangunan tampak luluh lantak akibat material yang mudah terbakar serta sempat terdengar beberapa kali suara dentuman dari material yang runtuh. Beberapa warga juga terdengar saling memperingatkan adanya kabel instalasi listrik yang menjuntai di sekitar lokasi kebakaran demi menghindari korban jiwa akibat sengatan listrik.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti mengenai penyebab utama maupun sumber awal munculnya api yang memicu kebakaran di pusat perbelanjaan legendaris Cikarang tersebut. Petugas pemadam kebakaran dilaporkan tengah berupaya keras di lapangan untuk melokalisir perambatan api agar tidak meluas ke area pemukiman dan ruko di sekitarnya.

Pihak redaksi saat ini masih terus memantau situasi di lokasi kejadian dan menunggu keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun dinas terkait guna memastikan kronologi, penyebab pasti insiden, serta ada tidaknya korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

Sumber: Warga
Laporan: Tim Jurnalis
(@suaraseni.online/Red)

Berita Terkait

Breaking News: Tolak “Polisi Vale”, Warga Seba-Seba Butuh Solusi, Bukan Polusi
Kakak Kandung Dari Calon Kepala Desa Karanggondang Petahana, Digruduk Warga Terkait Sertifikat Tanah Kapling
𝘓𝘉𝘏 𝘎𝘢𝘳𝘶𝘥𝘢 𝘕𝘶𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘱𝘳𝘦𝘴𝘪𝘢𝘴𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘪𝘵 𝘙𝘦𝘴𝘬𝘳𝘪𝘮 𝘗𝘰𝘭𝘴𝘦𝘬 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨, 𝘋𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘦𝘳𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢
Mediasi Kasus Tanah Kapling di Karanggondang Berbuah Kesepakatan, Mantan Kades Beri Jangka Waktu 8 Bulan
21 POIN KONTRAK POLITIK, DUA TAHUN KEMUDIAN LOEHA RAYA MASIH BERTANYA: IBAS–PUSPA LAGI DI MANA?
Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp2,69 Miliar
Sisa Bara Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Kedungwuni
Diduga Gelapkan uang 100juta sapi dikirim 7 yang 4 diambil pedagang karna belum lunas di desa telogo pakis dukuh sipetung kecamatan petungkriono
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:10 WIB

Breaking News: Tolak “Polisi Vale”, Warga Seba-Seba Butuh Solusi, Bukan Polusi

Jumat, 25 September 2026 - 20:05 WIB

Kakak Kandung Dari Calon Kepala Desa Karanggondang Petahana, Digruduk Warga Terkait Sertifikat Tanah Kapling

Jumat, 25 September 2026 - 18:56 WIB

𝘓𝘉𝘏 𝘎𝘢𝘳𝘶𝘥𝘢 𝘕𝘶𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘱𝘳𝘦𝘴𝘪𝘢𝘴𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘪𝘵 𝘙𝘦𝘴𝘬𝘳𝘪𝘮 𝘗𝘰𝘭𝘴𝘦𝘬 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨, 𝘋𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘦𝘳𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢

Jumat, 25 September 2026 - 18:27 WIB

Mediasi Kasus Tanah Kapling di Karanggondang Berbuah Kesepakatan, Mantan Kades Beri Jangka Waktu 8 Bulan

Jumat, 25 September 2026 - 05:31 WIB

21 POIN KONTRAK POLITIK, DUA TAHUN KEMUDIAN LOEHA RAYA MASIH BERTANYA: IBAS–PUSPA LAGI DI MANA?

Berita Terbaru