KPK Segel Ruang Kerja Kepala DPU Pemalang dan Dua Rumah di Mutiara Residence

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuaraSeni.Online//PEMALANG – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Kabupaten Pemalang dan melakukan penyegelan terhadap ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pemalang serta dua unit rumah di Perumahan Mutiara Residence, Kelurahan Mulyoharjo, Selasa (28/7/2026) malam.

Langkah penyegelan tersebut mengindikasikan adanya proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, salah satu rumah yang dipasangi garis segel berada di Blok B dan diketahui milik seorang penyedia jasa konstruksi berinisial O.

Sementara itu, satu rumah lainnya yang berada di Blok C berstatus rumah sewa dan diduga dimanfaatkan oleh tim media sosial salah satu pejabat daerah. Proses penyegelan disaksikan langsung oleh warga sekitar saat tim penyidik KPK mendatangi kedua lokasi tersebut.

Seorang warga mengaku melihat langsung rombongan tim KPK memasang garis segel. Menurutnya, pemilik rumah di Blok B dikenal sebagai kontraktor, sedangkan rumah di Blok C merupakan rumah kontrakan yang disebut-sebut disewa oleh seorang pejabat, namun bukan ditempati oleh pemilik rumah.

Selain mendatangi kompleks perumahan, tim penyidik KPK juga memasang segel pada pintu ruang kerja Kepala DPU Kabupaten Pemalang sebagai bagian dari rangkaian penyidikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai konstruksi perkara, status hukum para pihak yang terkait, maupun ruang lingkup penyidikan yang sedang berlangsung.

Sesuai asas praduga tak bersalah, seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini tetap dianggap tidak bersalah sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Berita Terkait

Peternak Ayam Petelur di Pekalongan Gelar Aksi, Tuntut Harga Telur Naik dan Pakan Turun.
Taufik Jalankan Amanat Presiden Berujung Tersangka!, Polrestabes Makassar Jalankan Proses Hukum, Lalu Amanat Siapa?
Tindak Lanjuti Video Viral, Polsek Wiradesa Razia Cafe dan Amankan Enam Botol Miras
Program P3A Disebut Aspirasi DPR RI, Ketua Kelompok di Karassing Mengaku Tak Pernah Tahu: Siapa Pengusul, Siapa Penerima?
Dewan Penasehat Sambar.id: Isu Surpres Pergantian Kapolri Menyesatkan, Hak Prerogatif Presiden Tak Bisa Diintervensi
Sempat Dicari Semalaman, Petani di Kandangserang yang Dilaporkan Hilang Akhirnya Pulang dengan Selamat
Lahan Pembuangan Limbah Kayu di Kajen Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah Sisa Tebu
Konsisten Mengawal dan Memperjuangkan Suara Masyarakat Pesisir, Sumar Rosul Dianugerahi Parliamentary Awards 2026 Jawa Pos Radar Semarang.
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Peternak Ayam Petelur di Pekalongan Gelar Aksi, Tuntut Harga Telur Naik dan Pakan Turun.

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:05 WIB

Taufik Jalankan Amanat Presiden Berujung Tersangka!, Polrestabes Makassar Jalankan Proses Hukum, Lalu Amanat Siapa?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Tindak Lanjuti Video Viral, Polsek Wiradesa Razia Cafe dan Amankan Enam Botol Miras

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Program P3A Disebut Aspirasi DPR RI, Ketua Kelompok di Karassing Mengaku Tak Pernah Tahu: Siapa Pengusul, Siapa Penerima?

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Sempat Dicari Semalaman, Petani di Kandangserang yang Dilaporkan Hilang Akhirnya Pulang dengan Selamat

Berita Terbaru