Kisah Inspiratif Iman Surahman Program (MUP): Legenda Kuliner Cikarang yang Tekun Berjualan Sejak 1995

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaraseni.online, BEKASI |

Cikarang – Ketekunan membuahkan hasil manis bagi Pak Cepi, seorang pedagang gerobak keliling yang telah menjadi sosok legendaris di Wilayah Cikarang Kota. Sejak tahun 1995, pria kelahiran 1974 asal Cianjur ini konsisten menjajakan Telor Umpet, Cilor, dan Batagor kepada pelanggan setianya.

Pak Cepi, yang berasal dari Kampung Cisuren, Desa Gunung Sari, Kecamatan Sukanegara, Kabupaten Cianjur, memiliki jadwal berjualan yang sangat padat. Setiap hari, ia memulai aktivitasnya di pagi hari dengan berjualan di lingkungan sekolah. Berlanjut pada sore hari, ia bergeser ke depan Yayasan Mulia Qolbu Insan Madani, dan menutup hari dengan berjualan di depan Futsal Galaxy Cikarang Kota hingga tengah malam.

Dalam menjalankan usahanya, Pak Cepi mengandalkan bahan baku berkualitas yang terdiri dari 2 kg telur, 2 kg sagu, dan 1 kg terigu setiap harinya. Dengan modal harian sekitar Rp 250.000, ia mampu meraup omset hingga Rp 450.000, yang menghasilkan laba bersih sebesar Rp 200.000 per hari.

Meskipun jadwalnya melelahkan, Pak Cepi merasa sangat terbantu oleh program Mitra Usaha PGC (MUP). Diinisiasi oleh Admin/Ketua (PGC), Iman Surahman.

“Alhamdulillah, adanya program Mitra Usaha PGC (MUP) sangat membantu untuk menambah biaya belanja sehari-hari,” ujarnya. Program ini juga mendorongnya untuk tetap aktif berjualan di wilayah Cikarang Kota. Kamis sore (14/05/2026), saat dijumpai di lokasi.

Keberhasilan usaha ini telah mampu mencukupi kebutuhan hidup keluarganya, termasuk membiayai ketiga anaknya. Di tengah kesibukannya, Pak Cepi tetap berkomitmen untuk menjaga persatuan antar sesama pedagang melalui kegiatan Pedagang Gokil Cikarang (PGC) dalam program Mitra Usaha PGC (MUP).

Sumber: Admin/Ketua (PGC)

Laporan: Tim Jurnalis

(@suaraseni.online/Red)

Berita Terkait

Peternak Ayam Petelur di Pekalongan Gelar Aksi, Tuntut Harga Telur Naik dan Pakan Turun.
Taufik Jalankan Amanat Presiden Berujung Tersangka!, Polrestabes Makassar Jalankan Proses Hukum, Lalu Amanat Siapa?
Tindak Lanjuti Video Viral, Polsek Wiradesa Razia Cafe dan Amankan Enam Botol Miras
Program P3A Disebut Aspirasi DPR RI, Ketua Kelompok di Karassing Mengaku Tak Pernah Tahu: Siapa Pengusul, Siapa Penerima?
Dewan Penasehat Sambar.id: Isu Surpres Pergantian Kapolri Menyesatkan, Hak Prerogatif Presiden Tak Bisa Diintervensi
Sempat Dicari Semalaman, Petani di Kandangserang yang Dilaporkan Hilang Akhirnya Pulang dengan Selamat
Lahan Pembuangan Limbah Kayu di Kajen Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pembakaran Sampah Sisa Tebu
Konsisten Mengawal dan Memperjuangkan Suara Masyarakat Pesisir, Sumar Rosul Dianugerahi Parliamentary Awards 2026 Jawa Pos Radar Semarang.
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Peternak Ayam Petelur di Pekalongan Gelar Aksi, Tuntut Harga Telur Naik dan Pakan Turun.

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:05 WIB

Taufik Jalankan Amanat Presiden Berujung Tersangka!, Polrestabes Makassar Jalankan Proses Hukum, Lalu Amanat Siapa?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:45 WIB

Tindak Lanjuti Video Viral, Polsek Wiradesa Razia Cafe dan Amankan Enam Botol Miras

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Program P3A Disebut Aspirasi DPR RI, Ketua Kelompok di Karassing Mengaku Tak Pernah Tahu: Siapa Pengusul, Siapa Penerima?

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Sempat Dicari Semalaman, Petani di Kandangserang yang Dilaporkan Hilang Akhirnya Pulang dengan Selamat

Berita Terbaru