Bima Arya Apresiasi PFmuda Cetak Agen Perubahan untuk Indonesia Emas 2045*

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selasa, 23 Juni 2026

*Bima Arya Apresiasi PFmuda Cetak Agen Perubahan untuk Indonesia Emas 2045*

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan apresiasinya terhadap program Pertamina Foundation Muda (PFmuda) yang mendorong generasi muda menjadi agen perubahan.

PFmuda merupakan kompetisi inovasi proyek sosial dari Pertamina Foundation bagi generasi muda untuk mewujudkan ide-ide kreatif mereka menjadi sociopreneur yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Menurut Bima, generasi milenial dan generasi Z yang mendominasi postur demografi saat ini merupakan calon pemimpin yang akan mendukung visi Indonesia Emas 2045.

“Pertamina Foundation menjadi part of our ikhtiar kita menuju Indonesia Emas 2045,” katanya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Link & Connect: Social Innovation for Change Maker di Ballroom MyPertamina, Universitas Pertamina, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Bima menyebut program yang dikembangkan Pertamina Foundation selaras dengan pemikiran sosiolog Anthony Giddens mengenai generasi kosmopolitan, yakni generasi yang bermental aktivis, berkeahlian global, dan berjiwa nasionalis. Sebab, di masa depan generasi yang akan menguasai panggung global adalah mereka yang kuat di tiga level tersebut: lokal, nasional, dan global. Apalagi, di tengah era disrupsi seperti saat ini, seseorang dituntut untuk mampu membaca tanda-tanda zaman.

“Kalau saya lihat program ini memuatkan di tiga level tadi. Saya suka ada pijakan lokalnya, jadi [menjawab] problema di tingkat lokal, diartikulasikan di tingkat nasional, dan bisa kompetitif di tingkat global,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Bima menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stan program inovatif yang terlibat dalam PFmuda. Ia terkesan dengan salah satu inovasi yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi rajungan. Alat tersebut bekerja dengan meningkatkan berat rajungan melalui ekosistem yang berkelanjutan.

“[Inovasi dalam budidaya] Rajungan itu skillful. Membuat itu bisa dipasarkan itu fighter. Jadi saya suka dengan program ini, mudah-mudahan bisa sendiri ditularkan ke semuanya,” tambah Bima.

Menurutnya, inisiatif seperti ini juga dapat menjadi percontohan bagi kepala daerah untuk membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendorong inovasi di daerah.

“Bayangkan kalau inspirasi dari sini ini menular ke semua kepala daerah di Indonesia, dorong [berinovasi]. Kolaborasi, sinergi, co-creation, jadi,” tandasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Operasional Pertamina Foundation Gusman Adiwardhana, Vice President Corporate Social Responsibility and Small Medium Enterprise Partnership Program PT Pertamina Rudi Arifianto, serta para mahasiswa Universitas Pertamina.

Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Breaking News: Tolak “Polisi Vale”, Warga Seba-Seba Butuh Solusi, Bukan Polusi
Kakak Kandung Dari Calon Kepala Desa Karanggondang Petahana, Digruduk Warga Terkait Sertifikat Tanah Kapling
𝘓𝘉𝘏 𝘎𝘢𝘳𝘶𝘥𝘢 𝘕𝘶𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘱𝘳𝘦𝘴𝘪𝘢𝘴𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘪𝘵 𝘙𝘦𝘴𝘬𝘳𝘪𝘮 𝘗𝘰𝘭𝘴𝘦𝘬 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨, 𝘋𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘦𝘳𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢
Mediasi Kasus Tanah Kapling di Karanggondang Berbuah Kesepakatan, Mantan Kades Beri Jangka Waktu 8 Bulan
21 POIN KONTRAK POLITIK, DUA TAHUN KEMUDIAN LOEHA RAYA MASIH BERTANYA: IBAS–PUSPA LAGI DI MANA?
Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp2,69 Miliar
Sisa Bara Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Kedungwuni
Diduga Gelapkan uang 100juta sapi dikirim 7 yang 4 diambil pedagang karna belum lunas di desa telogo pakis dukuh sipetung kecamatan petungkriono
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:10 WIB

Breaking News: Tolak “Polisi Vale”, Warga Seba-Seba Butuh Solusi, Bukan Polusi

Jumat, 25 September 2026 - 20:05 WIB

Kakak Kandung Dari Calon Kepala Desa Karanggondang Petahana, Digruduk Warga Terkait Sertifikat Tanah Kapling

Jumat, 25 September 2026 - 18:56 WIB

𝘓𝘉𝘏 𝘎𝘢𝘳𝘶𝘥𝘢 𝘕𝘶𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘱𝘳𝘦𝘴𝘪𝘢𝘴𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘪𝘵 𝘙𝘦𝘴𝘬𝘳𝘪𝘮 𝘗𝘰𝘭𝘴𝘦𝘬 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨, 𝘋𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘦𝘳𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢

Jumat, 25 September 2026 - 18:27 WIB

Mediasi Kasus Tanah Kapling di Karanggondang Berbuah Kesepakatan, Mantan Kades Beri Jangka Waktu 8 Bulan

Jumat, 25 September 2026 - 05:31 WIB

21 POIN KONTRAK POLITIK, DUA TAHUN KEMUDIAN LOEHA RAYA MASIH BERTANYA: IBAS–PUSPA LAGI DI MANA?

Berita Terbaru