SuaraSeni.Online//kajen- Persiapan pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III Tahun 2026 mulai dimatangkan. Kodim 0710/Pekalongan bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar rapat koordinasi guna menyusun langkah teknis sebelum kegiatan resmi dibuka di Desa Wonorejo, Kecamatan Wonopringgo.
Rapat yang berlangsung di Aula Kantor P3A PPKB tersebut diikuti berbagai unsur terkait. Hadir mewakili Komandan Kodim 0710/Pekalongan, Perwira Seksi Teritorial Mayor Cpl Yulian Cahyono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pekalongan Agus Dwi Nugroho, S.STP., M.AP., Kapolsek Wonopringgo AKP Agung, Camat Wonopringgo Sigit Khurniawan, serta para kepala desa se-Kecamatan Wonopringgo.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Pekalongan Agus Dwi Nugroho mengatakan, TMMD Sengkuyung III tahun ini memiliki makna tersendiri karena direncanakan menjadi agenda perdana yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0710/Pekalongan yang baru, Letkol Inf. M. Nurul Chabibi.
“Kegiatan ini sangat istimewa karena menjadi momen perdana Dandim yang baru memimpin secara langsung kegiatan bakti sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, saya berharap seluruh kepala desa di Kecamatan Wonopringgo dapat menyengkuyung, mendukung penuh, dan bergerak bersama menyukseskan TMMD Sengkuyung III ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Agus.
Ia menilai keberhasilan TMMD tidak hanya bergantung pada TNI maupun pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh pemerintah desa dan partisipasi masyarakat agar setiap program yang dijalankan mampu memberikan manfaat jangka panjang.
Sementara itu, Mayor Cpl Yulian Cahyono memaparkan rencana pelaksanaan TMMD Sengkuyung III yang akan dipusatkan di Desa Wonorejo. Menurutnya, program tersebut akan mengombinasikan kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik sesuai kebutuhan masyarakat.
“TMMD Sengkuyung III akan difokuskan di Desa Wonorejo dengan sasaran pembangunan fisik maupun nonfisik yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu kami mengajak seluruh unsur pemerintahan desa dan warga untuk bergotong royong agar seluruh target dapat tercapai tepat waktu dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelas Mayor Yulian.
Ia menambahkan, sejumlah kegiatan yang direncanakan meliputi pembangunan dan perbaikan infrastruktur dasar, penyuluhan kesehatan, edukasi di bidang pendidikan, hingga pendampingan dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.







