Hari Bhayangkara ke-80: Dari Pengabdian ke Penghormatan, Polri Kunjungi Para Senior

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARASENI, Jakarta – Di tengah tuntutan modernisasi kepolisian dan tantangan keamanan yang semakin kompleks, Polri menunjukkan bahwa penghormatan kepada para pendahulu tetap menjadi bagian penting dari jati diri institusi.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Markas Besar Polri menerbitkan Surat Perintah Nomor: Sprin/1761/V/HUM.1.1/2026 tentang pembentukan tim anjangsana kepada mantan Kapolri, mantan Wakapolri, purnawirawan, serta Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) yang sedang sakit.
Langkah tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Di balik kunjungan itu tersimpan pesan bahwa institusi yang besar tidak pernah melupakan mereka yang telah meletakkan fondasi pengabdian dan menjaga marwah Korps Bhayangkara selama puluhan tahun.

Salah satu tim yang mendapat amanah khusus adalah Tim 6 Anjangsana Mantan Kapolri, yang dijadwalkan melakukan kunjungan kepada mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Bambang Hendarso Danuri, M.M.

Tim tersebut dipimpin Brigjen Pol. Dr. Endra Zulpan, S.I.K., M.Si., Auditor Sispamobvitnas Utama Tk. II Baharkam Polri. Turut mendampingi, Kompol Nicodemus Brahmana sebagai Liaison Officer (LO) bersama sejumlah personel dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polri.

Menurut Endra Zulpan, kegiatan anjangsana merupakan wujud penghormatan yang tidak boleh terputus oleh pergantian generasi.

“Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polri melaksanakan berbagai kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan kepada para senior dan pendahulu yang telah memberikan dedikasi, pengabdian, serta kontribusi besar bagi kemajuan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujar Endra Zulpan.

Ia menegaskan bahwa para mantan pimpinan Polri dan purnawirawan merupakan bagian dari sejarah panjang institusi yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan kehidupan pribadi demi menjaga keamanan dan ketertiban bangsa.

“Kegiatan anjangsana kepada mantan Kapolri, mantan Wakapolri, purnawirawan, dan PNPP yang sedang sakit merupakan wujud nyata kepedulian keluarga besar Polri terhadap para senior yang telah meletakkan fondasi pengabdian, profesionalisme, dan semangat Bhayangkara yang hingga kini menjadi pedoman bagi generasi penerus,” katanya.

Dalam penugasannya sebagai Ketua Tim 6, Endra Zulpan mengaku merasa terhormat dapat menyampaikan salam dan penghargaan dari pimpinan Polri kepada Jenderal Polisi (Purn.) Bambang Hendarso Danuri.

“Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk penghargaan atas jasa, pemikiran, dan pengabdian beliau selama memimpin institusi Polri serta kontribusinya bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini tidak hanya menjadi momentum evaluasi kinerja dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Lebih dari itu, menjadi pengingat bahwa kekuatan institusi dibangun melalui proses panjang yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Bagi Polri, menjaga hubungan dengan para senior bukan hanya soal etika kelembagaan, melainkan bagian dari upaya merawat sejarah, menghormati pengabdian, dan memastikan nilai-nilai Bhayangkara tetap hidup di tengah perubahan zaman.

“Kami berharap kegiatan ini semakin mempererat silaturahmi antara generasi aktif dan para purnawirawan, sekaligus menjadi sarana untuk menyerap pengalaman, nasihat, dan keteladanan para senior dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian ke depan,” ungkap Endra.

Menutup pernyataannya, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh senior Polri yang telah mengabdikan hidupnya untuk negara.

“Atas nama keluarga besar Polri, kami menyampaikan terima kasih dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh senior Polri atas pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara. Semoga para senior senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan. Polri akan terus menjaga tradisi penghormatan kepada para pendahulu sebagai bagian dari nilai luhur yang melekat dalam jiwa setiap insan Bhayangkara,” pungkasnya.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 akhirnya tidak hanya berbicara tentang masa depan institusi, tetapi juga tentang bagaimana Polri menghargai jejak langkah mereka yang telah lebih dahulu mengabdikan diri.

Sebab, di balik setiap capaian yang diraih hari ini, terdapat sejarah panjang pengorbanan para Bhayangkara yang tidak boleh dilupakan. (*/red)

Berita Terkait

Breaking News: Tolak “Polisi Vale”, Warga Seba-Seba Butuh Solusi, Bukan Polusi
Kakak Kandung Dari Calon Kepala Desa Karanggondang Petahana, Digruduk Warga Terkait Sertifikat Tanah Kapling
𝘓𝘉𝘏 𝘎𝘢𝘳𝘶𝘥𝘢 𝘕𝘶𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘱𝘳𝘦𝘴𝘪𝘢𝘴𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘪𝘵 𝘙𝘦𝘴𝘬𝘳𝘪𝘮 𝘗𝘰𝘭𝘴𝘦𝘬 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨, 𝘋𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘦𝘳𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢
Mediasi Kasus Tanah Kapling di Karanggondang Berbuah Kesepakatan, Mantan Kades Beri Jangka Waktu 8 Bulan
21 POIN KONTRAK POLITIK, DUA TAHUN KEMUDIAN LOEHA RAYA MASIH BERTANYA: IBAS–PUSPA LAGI DI MANA?
Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp2,69 Miliar
Sisa Bara Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Kedungwuni
Diduga Gelapkan uang 100juta sapi dikirim 7 yang 4 diambil pedagang karna belum lunas di desa telogo pakis dukuh sipetung kecamatan petungkriono
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:10 WIB

Breaking News: Tolak “Polisi Vale”, Warga Seba-Seba Butuh Solusi, Bukan Polusi

Jumat, 25 September 2026 - 20:05 WIB

Kakak Kandung Dari Calon Kepala Desa Karanggondang Petahana, Digruduk Warga Terkait Sertifikat Tanah Kapling

Jumat, 25 September 2026 - 18:56 WIB

𝘓𝘉𝘏 𝘎𝘢𝘳𝘶𝘥𝘢 𝘕𝘶𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘱𝘳𝘦𝘴𝘪𝘢𝘴𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘪𝘵 𝘙𝘦𝘴𝘬𝘳𝘪𝘮 𝘗𝘰𝘭𝘴𝘦𝘬 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨, 𝘋𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘦𝘳𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢

Jumat, 25 September 2026 - 18:27 WIB

Mediasi Kasus Tanah Kapling di Karanggondang Berbuah Kesepakatan, Mantan Kades Beri Jangka Waktu 8 Bulan

Jumat, 25 September 2026 - 05:31 WIB

21 POIN KONTRAK POLITIK, DUA TAHUN KEMUDIAN LOEHA RAYA MASIH BERTANYA: IBAS–PUSPA LAGI DI MANA?

Berita Terbaru