Momen Haru Pelepasan Angkatan ke-8 biMBA AIUEO Griya Cikarang dan Taman BCM 2: Mengantar Anak Menuju Masa Depan Gemilang

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Suaraseni.online |

Serang Baru – Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti Lakeside Multifunction Hall, Desa Jaya Sampurna, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Sebanyak 20 anak didik biMBA AIUEO Unit Griya Cikarang dan Taman BCM 2 secara resmi dinyatakan lulus dalam acara pelepasan siswa Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar pada Rabu (08/07/2026).

‎Mengusung tema “Melangkah dengan Ilmu, Menuju Masa Depan Gemilang”, agenda ini menjadi bukti nyata komitmen biMBA AIUEO dalam menumbuhkan minat baca dan karakter pembelajar anak sejak usia dini. Para lulusan kini siap melangkah ke jenjang pendidikan formal dengan bekal literasi yang kuat.

‎Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh kepala sekolah dan jajaran motivator (guru). Acara berlangsung semarak dengan penampilan tarian kreatif dari para siswa. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi belajar, pihak sekolah membagikan piala kelulusan, hadiah, serta merchandise kenang-kenangan kepada para wisudawan.

‎Sebaliknya, rasa syukur dan terima kasih juga ditunjukkan oleh para orang tua murid melalui pemberian cinderamata kepada pihak yayasan dan guru atas bimbingan tulus yang diberikan selama ini.

‎Kepala Sekolah biMBA AIUEO Unit Griya Cikarang dan Taman BCM 2, Dewi Putri, SE., menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas kelulusan Angkatan ke-8 ini. Ia mengakui bahwa mendidik anak dari titik nol hingga mampu membaca dan mandiri memerlukan kesabaran yang luar biasa.

‎”Alhamdulillah, 20 anak didik kami telah menyelesaikan masanya di biMBA dan siap meneruskan ke jenjang berikutnya. Untuk anak-anakku tersayang, Ibu Dewi berpesan agar kalian lebih berprestasi di sekolah baru. Jaga adab, norma, dan sopan santun. Lebih sayang kepada orang tua, dan semoga bisa menggapai cita-cita yang diimpikan,” ujar Ibu Dewi penuh haru.

‎Dewi Putri, SE., yang telah mengabdi di dunia ke-biMBA-an sejak tahun 2013, menekankan bahwa melalui metode belajar yang menyenangkan (fun learning) dan pendekatan kasih sayang, tantangan membimbing anak yang awalnya belum mengenal huruf dan angka dapat dilewati dengan baik.

‎Apresiasi tinggi turut mengalir dari perwakilan wali murid yang merasa bangga atas perkembangan signifikan putra-putri mereka.

‎”Kami mewakili wali murid mengucapkan puji syukur dan terima kasih yang tak terhingga kepada para Miss yang sudah mengajarkan anak-anak kami menjadi anak yang hebat dan berani untuk berprestasi,” ungkap salah satu orang tua murid.

‎Momen emosional juga diutarakan oleh salah satu siswi kelulusan, Awra Shanika Khumairah, putri dari Bapak Anwar Gunawan.

‎”Senang bercampur sedih juga, pasti Aura kangen dengan para Miss dan teman-teman aku. Terima kasih Miss, I love you,” ucap Awra sambil berkaca-kaca.

‎Sebagai lembaga yang fokus pada fondasi karakter belajar anak, biMBA AIUEO di wilayah Cibarusah saat ini beroperasi di dua lokasi strategis:

‎1. Unit Griya Cikarang yakni di Ruko DB 1 No. 25, Perumahan Griya Cikarang, Cibarusah.

‎2. Unit Taman BCM 2 di Blok A8 No. 11, Cikarang, Cibarusah.

‎Acara pelepasan ditutup dengan sesi foto bersama, meninggalkan kenangan manis sekaligus optimisme besar bagi masa depan generasi emas Indonesia. (Ysp).

Laporan: Tim Jurnalis

(Redaksi)

Berita Terkait

Breaking News: Tolak “Polisi Vale”, Warga Seba-Seba Butuh Solusi, Bukan Polusi
Kakak Kandung Dari Calon Kepala Desa Karanggondang Petahana, Digruduk Warga Terkait Sertifikat Tanah Kapling
𝘓𝘉𝘏 𝘎𝘢𝘳𝘶𝘥𝘢 𝘕𝘶𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘱𝘳𝘦𝘴𝘪𝘢𝘴𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘪𝘵 𝘙𝘦𝘴𝘬𝘳𝘪𝘮 𝘗𝘰𝘭𝘴𝘦𝘬 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨, 𝘋𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘦𝘳𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢
Mediasi Kasus Tanah Kapling di Karanggondang Berbuah Kesepakatan, Mantan Kades Beri Jangka Waktu 8 Bulan
21 POIN KONTRAK POLITIK, DUA TAHUN KEMUDIAN LOEHA RAYA MASIH BERTANYA: IBAS–PUSPA LAGI DI MANA?
Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp2,69 Miliar
Sisa Bara Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Kedungwuni
Diduga Gelapkan uang 100juta sapi dikirim 7 yang 4 diambil pedagang karna belum lunas di desa telogo pakis dukuh sipetung kecamatan petungkriono
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:10 WIB

Breaking News: Tolak “Polisi Vale”, Warga Seba-Seba Butuh Solusi, Bukan Polusi

Jumat, 25 September 2026 - 20:05 WIB

Kakak Kandung Dari Calon Kepala Desa Karanggondang Petahana, Digruduk Warga Terkait Sertifikat Tanah Kapling

Jumat, 25 September 2026 - 18:56 WIB

𝘓𝘉𝘏 𝘎𝘢𝘳𝘶𝘥𝘢 𝘕𝘶𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘱𝘳𝘦𝘴𝘪𝘢𝘴𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘪𝘵 𝘙𝘦𝘴𝘬𝘳𝘪𝘮 𝘗𝘰𝘭𝘴𝘦𝘬 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨, 𝘋𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘦𝘳𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢

Jumat, 25 September 2026 - 18:27 WIB

Mediasi Kasus Tanah Kapling di Karanggondang Berbuah Kesepakatan, Mantan Kades Beri Jangka Waktu 8 Bulan

Jumat, 25 September 2026 - 05:31 WIB

21 POIN KONTRAK POLITIK, DUA TAHUN KEMUDIAN LOEHA RAYA MASIH BERTANYA: IBAS–PUSPA LAGI DI MANA?

Berita Terbaru