Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Dua Motor di Blado, Batang

Senin, 29 Juni 2026 - 01:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA SENI,BATANG — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Jerukgulung, sebelah selatan Polsek Blado arah Wonobodro, tepatnya di Dukuh Blado RT 01/RW 02, Desa Blado, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 20.45 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang remaja berusia 15 tahun meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda motor Yamaha Vega tanpa nomor polisi yang dikendarai Bima (15), warga Bawang Wonolobo, Kecamatan Blado, melaju dari arah utara ke selatan dengan membonceng Akmal (13), yang juga berasal dari wilayah yang sama.

Menurut keterangan saksi di lokasi, saat melintas kendaraan yang dikendarai Bima diduga mencoba mendahului kendaraan lain. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Revo bernomor polisi G-2217-XV yang dikendarai Setiyawan (24), warga Desa Keteleng, Kecamatan Blado.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.

Petugas dari Polsek Blado bersama tim penanganan segera mengevakuasi seluruh korban dan membawa mereka ke Puskesmas Bandar I untuk mendapatkan penanganan medis.

Akibat kejadian tersebut, pengendara Yamaha Vega, Bima (15), dinyatakan meninggal dunia. Sementara pembonceng Akmal (13) mengalami luka lecet pada bagian kaki kiri, dan pengendara Honda Revo mengalami luka ringan serta masih menjalani perawatan.

Pihak kepolisian telah menangani kejadian ini dan melakukan pendataan serta penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.

Berita Terkait

Breaking News: Tolak “Polisi Vale”, Warga Seba-Seba Butuh Solusi, Bukan Polusi
Kakak Kandung Dari Calon Kepala Desa Karanggondang Petahana, Digruduk Warga Terkait Sertifikat Tanah Kapling
𝘓𝘉𝘏 𝘎𝘢𝘳𝘶𝘥𝘢 𝘕𝘶𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘱𝘳𝘦𝘴𝘪𝘢𝘴𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘪𝘵 𝘙𝘦𝘴𝘬𝘳𝘪𝘮 𝘗𝘰𝘭𝘴𝘦𝘬 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨, 𝘋𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘦𝘳𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢
Mediasi Kasus Tanah Kapling di Karanggondang Berbuah Kesepakatan, Mantan Kades Beri Jangka Waktu 8 Bulan
21 POIN KONTRAK POLITIK, DUA TAHUN KEMUDIAN LOEHA RAYA MASIH BERTANYA: IBAS–PUSPA LAGI DI MANA?
Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara, Jaksa Minta Bayar Uang Pengganti Rp2,69 Miliar
Sisa Bara Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Gudang Kayu di Kedungwuni
Diduga Gelapkan uang 100juta sapi dikirim 7 yang 4 diambil pedagang karna belum lunas di desa telogo pakis dukuh sipetung kecamatan petungkriono
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:10 WIB

Breaking News: Tolak “Polisi Vale”, Warga Seba-Seba Butuh Solusi, Bukan Polusi

Jumat, 25 September 2026 - 20:05 WIB

Kakak Kandung Dari Calon Kepala Desa Karanggondang Petahana, Digruduk Warga Terkait Sertifikat Tanah Kapling

Jumat, 25 September 2026 - 18:56 WIB

𝘓𝘉𝘏 𝘎𝘢𝘳𝘶𝘥𝘢 𝘕𝘶𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘳𝘢 𝘈𝘱𝘳𝘦𝘴𝘪𝘢𝘴𝘪 𝘒𝘢𝘯𝘪𝘵 𝘙𝘦𝘴𝘬𝘳𝘪𝘮 𝘗𝘰𝘭𝘴𝘦𝘬 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨, 𝘋𝘰𝘳𝘰𝘯𝘨 𝘗𝘦𝘯𝘺𝘪𝘥𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘛𝘦𝘯𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘦𝘳𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢

Jumat, 25 September 2026 - 18:27 WIB

Mediasi Kasus Tanah Kapling di Karanggondang Berbuah Kesepakatan, Mantan Kades Beri Jangka Waktu 8 Bulan

Jumat, 25 September 2026 - 05:31 WIB

21 POIN KONTRAK POLITIK, DUA TAHUN KEMUDIAN LOEHA RAYA MASIH BERTANYA: IBAS–PUSPA LAGI DI MANA?

Berita Terbaru