Bawa Slogan Baru, Ahmad Surachman Bidik Kursi Kades Karang Sentosa Bekasi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaraseni.online, BEKASI |

Karang Bahagia – Bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karang Sentosa, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat untuk periode 2026–2034 mulai menghangat. Ahmad Surachman, S.Pd resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon kepala desa demi membawa perubahan yang berkelanjutan.

Ahmad mengusung visi besar untuk mewujudkan Karang Sentosa sebagai desa yang maju, mandiri, sejahtera, dan madani. Ia menegaskan komitmen tersebut saat memaparkan program kerjanya kepada awak media.

“Kami ingin menghadirkan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat serta tata kelola pemerintahan yang transparan,” ujar Ahmad saat ditemui di kediamannya, Minggu (26/4/2026).

Soroti Transparansi Anggaran dan Proyek Desa

Ahmad menyoroti pentingnya aspek akuntabilitas dalam pelaksanaan pembangunan desa, khususnya pada sektor infrastruktur. Menurutnya, aparat pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tidak boleh mengelola proyek secara sepihak.

“Kepala desa, aparat desa, maupun BPD tidak diperkenankan mengerjakan proyek secara mandiri. Pemerintah desa harus melibatkan pihak ketiga atau rekanan sebagai bentuk transparansi dan profesionalitas,” kata Ahmad.

Ia menambahkan, keterlibatan pihak ketiga ini sangat krusial untuk mencegah potensi penyelewengan.

“Hal ini penting agar tidak terjadi konflik kepentingan. Seluruh proses pembangunan juga dapat diawasi secara terbuka oleh masyarakat,” ucapnya.

Mengusung Moto Perubahan dan Slogan Pelayanan

Dalam kontestasi politik tingkat desa ini, Ahmad memperkenalkan moto “Gebyar Semarak Ganti Kepala Desa Karang Sentosa 2026” sebagai simbol semangat pembaruan. Meski mengusung jargon perubahan, ia memastikan akan tetap melanjutkan program-program positif yang sudah berjalan sebelumnya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Ahmad merumuskan sebuah slogan kerja:

“Melayani dengan hati, transparan dan amanah, membangun dengan nyata, peduli lingkungan, bersatu untuk desa.”

Ahmad menilai, indikator keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik. Pemerintah desa ke depan harus mulai memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pemberdayaan ekonomi warga, dan pelestarian lingkungan.

Di akhir penjelasannya, Ahmad mengajak seluruh elemen masyarakat Karang Sentosa untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Ia juga meminta warga tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif menjelang hari pemungutan suara.

Sumber: Ahmad Surachman

Laporan: Tim Jurnalis 

(@suaraseni.online/Red)

Berita Terkait

Bima Arya Apresiasi PFmuda Cetak Agen Perubahan untuk Indonesia Emas 2045*
Hari Bhayangkara ke-80: Dari Pengabdian ke Penghormatan, Polri Kunjungi Para Senior
Ruang Kerja Plt Bupati Kosong Saat Jam Kerja, Prokopim Belum Berikan Penjelasan
Ketua Umum Seruni KMP Dorong Penguatan Akses Pendidikan melalui Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Kupang
Mujahidin dari Desa Gandarum Derita Obesitas, Berat Badan 180 Kg, Hanya Bed Rest Sejak Desember 2025
Operasi di Buaran, Satpol PP dan Bea Cukai Amankan 547.880 Batang Rokok Tanpa Cukai
Perkuat Sinergi Maritim, Dankodaeral VI Terima Audiensi Pelaku Usaha dan Organisasi Bahari
Kuasa Hukum Pelapor Gelar Jumpa Pers, Dukung Polres Gowa Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana Aborsi ‎
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:00 WIB

Bima Arya Apresiasi PFmuda Cetak Agen Perubahan untuk Indonesia Emas 2045*

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:48 WIB

Hari Bhayangkara ke-80: Dari Pengabdian ke Penghormatan, Polri Kunjungi Para Senior

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:53 WIB

Ruang Kerja Plt Bupati Kosong Saat Jam Kerja, Prokopim Belum Berikan Penjelasan

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:27 WIB

Ketua Umum Seruni KMP Dorong Penguatan Akses Pendidikan melalui Revitalisasi Sekolah di Kabupaten Kupang

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:22 WIB

Mujahidin dari Desa Gandarum Derita Obesitas, Berat Badan 180 Kg, Hanya Bed Rest Sejak Desember 2025

Berita Terbaru