Geger Penemuan Bayi Dibuang di Kampung Jawa, Pelakunya Ternyata Remaja 15 Tahun

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARASENI.ONLINE, Malaysia |

Tawau – Warga Kampung Jawa dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi yang baru lahir di semak-semak belakang pemukiman warga. Tak butuh waktu lama, pihak kepolisian berhasil mengamankan ibu dari bayi tersebut yang ternyata masih berusia 15 tahun.

Penemuan berawal saat warga dan aparat kepolisian melakukan pencarian di sekitar semak-semak usai mendengar tangisan bayi. Bayi tersebut ditemukan selamat dalam keadaan terbungkus kain dan masih memiliki tali pusat, tidak jauh dari ceceran bercak darah di lokasi kejadian.

Setelah menelusuri jejak di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), polisi berhasil menemukan sang ibu hanya berjarak sekitar 10 meter dari lokasi ditemukannya sang bayi.

“Update kasus pembuangan bayi di Kampung Jawa. Ibu dari bayi tersebut berhasil ditemukan pada pukul 10.00 pagi, berjarak sekitar 10 meter dari lokasi bayi ditemukan,” ujar petugas kepolisian dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).

Petugas langsung berkoordinasi dengan pihak Hospital Tawau untuk memberikan penanganan medis darurat, baik kepada bayi maupun ibu bayi tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku yang merupakan ibu kandung bayi tersebut masih di bawah umur dan berstatus Warga Negara Asing (WNA).

“Ibu dari bayi ini baru berusia 15 tahun dan merupakan WNA (non-Malaysian). Kasus ini dikategorikan dan ditangani langsung oleh One Stop Crisis Centre (OSCC),” lanjutnya.

Saat ini kasus pembuangan bayi tersebut masih dalam penanganan mendalam oleh aparat kepolisian setempat bersama tim medis.

Reporter: Syamsuddin (Tawau Sabah Malaysia)

(@suaraseni.online/red)

Berita Terkait

Taufik Jalankan Amanat Presiden Berujung Tersangka!, Polrestabes Makassar Jalankan Proses Hukum, Lalu Amanat Siapa?
Program P3A Disebut Aspirasi DPR RI, Ketua Kelompok di Karassing Mengaku Tak Pernah Tahu: Siapa Pengusul, Siapa Penerima?
Dewan Penasehat Sambar.id: Isu Surpres Pergantian Kapolri Menyesatkan, Hak Prerogatif Presiden Tak Bisa Diintervensi
Surat Sudah Masuk, Pejabat Tak Menemui Warga: Eks Timor Timur Pertanyakan Komitmen Dinas Transmigrasi Luwu Timur
Batas Waktu Hari Ini, Masyarakat Adat Kerajaan Bungku Desak Negara Pulihkan Merah Putih di Perbatasan Luwu Timur–Morowali
Nasionalisme Rasimin dkk terhadap NKRI dan Budaya Dipertanyakan Usai Insiden Merah Putih di Seba-Seba, Apakah TNI–Polri Diam atau Bertindak?
Bendera Merah Putih Tegak dengan Senjata Bersama TNI–Polri, Tumbang dengan Badik di Balik Tambang di Seba-Seba
Tak Mengakui Klaim Masyarakat Adat Bungku di Ululere, Begini Jejak Digital Kades Arman
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 04:05 WIB

Taufik Jalankan Amanat Presiden Berujung Tersangka!, Polrestabes Makassar Jalankan Proses Hukum, Lalu Amanat Siapa?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Program P3A Disebut Aspirasi DPR RI, Ketua Kelompok di Karassing Mengaku Tak Pernah Tahu: Siapa Pengusul, Siapa Penerima?

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Surat Sudah Masuk, Pejabat Tak Menemui Warga: Eks Timor Timur Pertanyakan Komitmen Dinas Transmigrasi Luwu Timur

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:28 WIB

Batas Waktu Hari Ini, Masyarakat Adat Kerajaan Bungku Desak Negara Pulihkan Merah Putih di Perbatasan Luwu Timur–Morowali

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:09 WIB

Nasionalisme Rasimin dkk terhadap NKRI dan Budaya Dipertanyakan Usai Insiden Merah Putih di Seba-Seba, Apakah TNI–Polri Diam atau Bertindak?

Berita Terbaru